✔ Tak Mau Bicarakan Makar, Sri Bintang Lebih Menentukan Dipenjara

Tak Mau Bicarakan Makar, Sri Bintang Lebih Memilih Dipenjara

Sri Bintang Pamungkas (dua dari kanan) ketika menghadiri sebuah diskusi di Jakarta pada 17 November 2016 lalu. Tempo/Reza Syahputra

Jakarta - Tersangka dugaan makar Sri Bintang Pamungkas enggan menjawab pertanyaan penyidik ketika dimintai keterangan ihwal  masalah yang menimpanya. Arief Nasution, kuasa aturan Sri Bintang menyampaikan kliennya menolak ketika ditanya seputar makar. 

"Beliau bilang cari sendiri," kata Razman ketika dihubungi, Minggu 25 Desember 2016.

Menurut Razman, Sri Bintang beranggapan polisi harus bertanggung jawab kalau telah menetapkan seseorang sebagai tersangka. "Ini prinsipnya pak Bintang," ujarnya.

Ketimbang menjawab pertanyaan penyidik terkait makar, Sri Bintang dikabarkan lebih menentukan tetap ditahan selamanya. "Benar. Selagi aturan tidak ditegakkan, selagi polisi masih berdasarkan kami melanggar hukum, mencari-cari hukum," ucap Razman.

Menurut Razman, ketika kala Orde Baru di bawah kepemimpinan Presiden Soeharto, Sri Bintang pernah melawannya. Namun tidak hingga ditahan. "Ini kan kini lebih diktator." 

Razman menambahkan, pihaknya juga masih mempertimbangkan untuk mengajukan praperadilan terkait penetapan Sri Bintang sebagai tersangka.

Sri Bintang ditangkap bersama sejumlah penggagas pada 2 Desember 2016, sebelum berlangsung Aksi Bela Islam II di Monumen Nasional. Ia diduga akan melaksanakan makar dan berupaya membelokkan masa dari Monas untuk menduduki gedung DPR.

Polisi telah memperpanjang masa penahanannya sehabis memasuki hari ke-21. Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyampaikan perpanjangan penahanan ini  sebab pemberkasan masalah Sri Bintang belum selesai.
Sourche: Tempo.co

Belum ada Komentar untuk "✔ Tak Mau Bicarakan Makar, Sri Bintang Lebih Menentukan Dipenjara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel